-->
Showing posts with label Pengobatan. Show all posts
Showing posts with label Pengobatan. Show all posts

Sunday, January 8, 2012

Ruqyah Dalam Islam

Saat ini banyak sekali orang yang mencari pengobatan alternatif bagi penyakit yang dideritanya karena sakitnya yang tak kunjung sembuh meskipun berbagai rumah sakit terkenal dengan dokter spesialisnya dan peralatan yang canggih. Pengobatan alternatif yang biasa dilakukan oleh kaum Muslimin adalah Ruqyah.

Ruqiyah sebenarnya sudah dikenal sejak jaman jahiliyah, yaitu sebelum nabi Muhammad SAW di utus sebagai nabi. Ruqyah pun dikenal oleh sebagian besar masyarakat Yahudi dan Nasrani. Bagaimanakah proses Ruqyah tersebut dan pandangan Islam terhadap Ruqiyah?

Sebagai kaum Muslimin kita harus berhati-hati, tidak asal berbuat untuk mendapatkan keselamatan dunia sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Isra, ayat 36 : "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhanya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya".

A. Arti daripada Ruqyah
Ruqyah dalam Islam ialah membaca ayat-ayat al-qur'an, dzikir-dzikir serta do'a-do'a dihadapan orang yang sakit dengan harapan diberikan ke ridho'an dan kesembuhan oleh Allah Subhanallahu Wa'taala (al-Qaul al-Mufid 'ala Kitab Tauhid, karya Syeikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin I/177). Sedangkan pada jaman jahiliyah dahulu, Ruqyah kebanyakan dilakukan dengan menggunakan bahasa-bahasa, sarana-sarana serta cara-cara syirik.

Adapun saat ini di indonesia masih banyak ruqyah yang dilakukan dengan jalan yang salah, dimana ruqyah dilakukan dengan membaca japa mantera yang mengandung unsur-unsur syirik. Maka Ruqyah semacam ini yang diharamkan di dalam Islam.

B. Syarat-syarat Ruqyah
Pada prinsipnya Ruqyah diperbolehkan dalam Islam, selama hal itu memenuhi persyaratan-persyaratannya. Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani mengatakan dalam 'Fathul Bari Syarah Shahih al-Bukhari', Para Ulama telah bersepakat tentang bolehnya ruqyah manakala terkumpul tiga syarat :

1. Harus dengan kalam Allah atau dengan nama-nama dan sifat-Nya
2. Harus dengan bahasa Arab atau bahasa lain yang difahami maknanya
3. Harus meyakini bahwa bukanlah dzat ruqyah itu sendiri yang berpengaruh, melainkan "Dzad Allah"

Ruqyah selain menggunakan bahasa Arab atau bahasa lain yang tidak dimengerti maknanya dikhawatirkan merupakan perkataan kufur atau perkataan yang mengandung unsur syirik (Fatul Majid, bab MaaJaa'a fir Ruqa wat Tama-im)

C. Ayat serta Do'a untuk Ruqyah
Contoh dari ayat serta do'a yang dibacakan saat me-ruqyah diantaranya ; Surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas, yang juga disebut sebagai surat-surat Mu'awwidzaat. Surat al-Fatihah juga merupakan surat yang pernah dibacakan seorang sahabat nabi kepada kepala suku sebuah kafilah saat sakit tersengat binatang berbisa dengan cara membacakan al-Fatihah, lalu mengumpulkan ludahnya dan meludahkannya pada tempat yang sakit sehingga kepala suku itupun sembuh sama sekalai (Shahih Bukhari, Kitab ath-Thibb, bab ar-Ruqa bi Fatihatil Kitab. Fathul Bari X/199).

Semua ayat al-Qur'an pada prinsipnya bisa digunakan untuk me-Ruqyah (Risalah fi Akham ar-Ruqa wat Tama'im, karya abu Mu'adz Muhammad bin Ibrahim; Maktabah al-Ummah & Maktabah ath-Tharafain. Hal. 28)

Sedangkan doa-doa yang diajarkan oleh Rasulallah bisa dilihat di Hadist Riwayat Bukhari no. 5743 Fathul Bari X/206, dan lainnya.

D. Penyakit yang Bisa di Ruqyah
Anas bin Malik Radiallahu'anhu, salah seorang sahabat Rasulallah SAW mengatakan; 'Rasulallah SAW memberikan rukhshah (membolehkan) untuk melakukan ruqyah pada penyakit 'ain, tersengat binatang berbisa dan luka labung' (HR. Muslim, kitab ath-Thibb, bab Istihbab ar-Ruqyah minal 'ain wan Namlah wal Humah wan Nadzrah/Syarah Nawawi, tahqiq Khalil Ma'mun Syiha XIV/406).

Imam Nawawi menjelaskan bahwa hadist ditersebut tidak bermakna bahwa yang bisa diruqyah adalah ketiga penyakit diatas, tetapi hal tersebut hanya berkaitan dengan pertanyaan yang diajukan kepada Rasulallah SAW yang lalu beliau membolehkannya.

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dengan sanadnya, dari A'isyah Radiallahu'anha yang mengatakan 'Apabila ada salah seorang diantara kita yang sakit, maka Rasulallah SAW mengusap orang itu dengan tangan kananya sambil berdoa (HR. Muslim Kitab ath-Thibb, bab Istihbab Ruqyatil Maridh. Syarah Nawawi, tahqiq: Khalil Ma'mun Syiha XIV/401).

E. Cara meruqyah orang yang sakit
Dari Penjelasan di atas ada beberapa cara yang dilakukan dalam meruqyah orang yang sakit, diantaranya dengan mengusap tubuh yang sakit dengan tangan kanan sambil mendoakannya, meniupkan nafas melalui tangan keseluruh tubuh yang sakit seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW ketika meruqyah dirinya sendiri, atau bisa pula dengan menyemburkan air liur/ludah kebagian tubuh yang sakit. Cara lain meruqyah juga bisa dilakukan seperti yang diajarkan oleh syari'at atau diakui oleh syari'at.
Read More..

Sunday, December 25, 2011

Manfaat Bekam

Bekam tidak hanya berfungsi menyembuhkan, namun juga memiliki manfaat dalam hal pencegahan dari munculnya berbagai macam penyakit yang bisa menyerang manusia dikemudian hari.

Bekam berfungsi untuk melancarkan system peredaran darah. Dalam hal penyembuhan, Rasulullah SAW mengisyaratkan ada 72 macam penyakit yang bisa disembuhkan dengan berbekam diantaranya : masuk angin, darah tinggi, kolesterol tinggi, stroke, jantung, asam urat, rematik, migrein, vertigo, sakit gigi, mata, asma, biduran, radang ginjal, nyeri tulang belakang, nyeri lambung, wasir, mandul, liver, epilepsy, dll.Titik bekam pada umumnya adalah untuk meringankan gangguan pada organ dan syaraf bila di-bekam pada tempat gangguan, terutama karena gangguan kelebihan darah atau darah kotor atau kedua-duanya. Titik-titik bekam yang disukai Rasulullah SAW, yaitu :Bekam atas dua urat leher :· Mencegah sakit kepala.· Mencegah sakit di wajah.· Mencegah sakit gigi.· Mencegah sakit telinga.· Mencegah sakit hidung.· Mencegah sakit kerongkongan.Bekam pada tengkuk / kuduk :· Mencegah tekanan darah pada tengkuk.· Mengatasi rabun.· Mengatasi benjolan di mata.· Mengatasi rasa berat pada alis dan kelopak mata.· Mengatasi penyakit mata lainnya.· Mengobati lepra.· Mengobati berbagai macam penyakit.Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa : "Rasulullah SAW pernah menggunakan hijamah (bekam) atas tiga bagian tubuh, bagian atas tulang belakang dan atas dua urat leher."Bekam pada pelipis :· Mengobati sakit kepala.· Mengobati sakit di wajah.· Mengobati sakit telinga.· Mengobati sakit hidung.· Mengobati sakit kerongkongan.Bekam pada pundak :· Mengobati penyakit di pundak.· Mengobati sakit di leher.Diriwayatkan dalam Shohih Bukhori dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a., bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam sebanyak 3 kali pada 2 pelipis dan pundaknya.Bekam di atas pinggul :· Menghilangkan pegal-pegal.· Menghilangkan kelelahan.Dalam Sunan Abu Dawud disebutkan dari hadist Jabir bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam di bagian atas pinggulnya karena sakit pegal-pegal yang dideritanya.Bagian lain tubuh boleh di-bekam sesuai tempat sakitnya selama bukan area yang dilarang di-bekam.Haruskah sebulan sekali kita di-bekam ?Jika kita ingin terbebas dari gangguan penyakit yang diakibatkan darah kotor atau sebagai usaha dan tindakan penjagaan dan kewaspadaan kita terhadap penyakit, maka sangat baik bekam dilakukan sebulan sekali. Sementara jika tubuh rasa tidak enak, jangan menunda untuk segera melakukan berbekam.
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan rutin melakukan terapi bekam , kita bisa memetik manfaat bekam dalam kerangka menjaga kesehatan. Yang demikian itu mengikut cara rasul dalam menjaga kesehatan.
Read More..

Bekam Pengobatan Yang Dilakukan Oleh Rosululah

Bekam atau Hijamah adalah teknik terapi atau penyembuhan dengan jalan membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Adapun ia -bekam- tidak hanya bermanfaat sebagai suatu usaha yang dilakukan untuk suatu penyembuhan, lebih dari itu, rutin melakukannya insyaAllah akan memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan penyakit dalam rangka menjaga kesehatan.

Perkataan Al Hijamah berasal dari istilah bahasa arab : Hijama (حجامة) yang berarti pelepasan darah kotor. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan cupping, dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah, bekam. Di Indonesia dikenal pula dengan istilah kop atau cantuk.
Bekam merupakan pengobatan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana dijelaskan dalam hadist Bukhari:
Dari Ibnu Abbas r.a. Rasulullah bersabda : "Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal: dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas." (Hadist Bukhari)
“..Sesungguhnya sebaik-baiknya pengobatan yang kalian lakukan adalah Alhijamah..”(HR. Ahmad,shahih).

JENIS BEKAM

Bekam kering atau bekam angin (Hijamah Jaaffah), yaitu menghisap permukaan kulit dan memijat tempat sekitarnya tanpa mengeluarkan darah kotor. Manfaat bekam kering ini antara lain untuk melegakan sakit secara darurat atau digunakan untuk meringankan kenyerian urat-urat punggung karena sakit rheumatik, juga penyakit-penyakit penyebab kenyerian punggung. Bekam kering baik bagi orang yang tidak tahan suntikan jarum dan takut melihat darah. Kulit yang dibekam akan tampak merah kehitam-hitaman selama 3 hari.

Bekam basah (Hijamah Rothbah), yaitu pertama kita melakukan bekam kering, kemudian kita melukai permukaan kulit dengan jarum tajam (lancet), lalu di sekitarnya dihisap dengan alat cupping set dan hand pump untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh. Lamanya setiap hisapan 3 sampai 5 menit, dan maksimal 9 menit, lalu dibuang darah kotornya. Penghisapan tidak lebih dari 7 kali hisapan. Darah kotor berupa darah merah pekat dan berbuih. Dan selama 3 jam setelah di-bekam, kulit yang lebam itu tidak boleh disiram air. Jarak waktu pengulangan bekam pada tempat yang sama adalah 3 minggu saja
Sekian Postingan kali ini yang saya ambil dari al-hijamah.blogspot.com, untuk manfaat bekam akan saya posting di postingan berikutnya.
Read More..

Template by:
Free Blog Templates